Tuhan, kenapa Kau beri aku kesedihan yang begitu bertubi-tubi? Kenapa Kau selalu memberi ku kesedihan dalam setiap hariku, aku memang bodoh menganggap Kau tidak adil, tapi bagaimanapun aku hanya manusia biasa yang bisa merasakan apa saja, termasuk menganggap ini semua ketidak-adilan dari-Mu. Rumahku yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman yang pernah ada di dunia, bahkan Kau jadikan bagai penjara di tengah padang pasir yang terasa sangat panas dan membuat aku tidak nyaman tinggal disana, mungkin aku kurang bersyukur atas apa yang kau berikan, mungkin aku juga tidak sadar atas kebahagiaan yang telah kau selipkam di tengah beribu-ribu kesedihan yang Kau tumpahkan dalam hidupku. Aku memang bodoh, bahkan terlalu bodoh, maafkan aku, Tuhan..
-myla's diary-
No comments:
Post a Comment